Dugaan Mar”ap Dana Desa Tahun Anggaran 2024 Pekon Banjar Masin Jadi Sorotan Fublik

Tangggamus-Lensatipikor.com Ditengah gejolak Viralnya Kejagung RI dan KPK RI berantas korupsi dalam mewujudkan visi misi Presiden RI (Prabowo Subianto).

Malah sebaliknya dalam Pengelolaan Dana Desa di Pekon Banjar Masin Kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus kembali menjadi sorotan tajam publik.

Bacaan Lainnya

Hal ini karena banyak nya Aitem yang patut di duga Tidak Sesuai dengan Sepekpikasi yang ada Sehingga kegiatan Tersebut Mengundang Pertanyaan Besar di kalangan masyarakat.

Tidak adanya transparan dan berpotensi menyimpang dari ketentuan perundang-undangan.

Dugaan tersebut mencuat setelah Tim media lensatipikor.com melakukan investigasi di Pekon Banjar Masin dan menemukan banyak kejanggalan serius dalam tata kelola keuangan desa.

Situasi tersebut memicu kekecewaan dan kemarahan sebagian masyarakat.

Sejumlah warga Pekon Banjar Masin yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak merasakan dampak signifikan dari gelontoran Dana Desa yang nilainya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah setiap tahun.

“Setiap tahun anggaran besar, tapi jalan Rabat beton sepanjang 100 meter yang terletak di dusun tumbai, pembukaan jalan usaha tani sepanjang 250 meter juga terletak di Dusun Tumbai, dan program pemberdayaan hanya sebatas di atas kertas.

Kami tidak tahu uangnya ke mana,” ujar seorang warga dengan nada kecewa.

‎Menurutnya, modus yang dimainkan dalam dugaan korupsi ini cukup jelas : mulai dari penganggaran kegiatan dugaan fiktif, mark-up belanja, hingga penyalahgunaan aliran dana yang seharusnya diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan warga.

‎Warga pun mendesak Inspektorat Kabupaten Tanggamus agar segera mengambil langkah konkret.

Ia meminta agar seluruh aliran penggunaan Dana Desa di Pekon Banjar Masin diaudit secara menyeluruh tambahnya.

‎Kondisi tersebut menegaskan bahwa pengawasan terhadap Dana Desa masih lemah, baik dari aparat penegak hukum, inspektorat daerah, maupun masyarakat setempat.

‎Kini, bola panas ada di tangan Inspektorat Daerah,karna Kepala pekon banjarmasin”Herlizen setiap di konfirmasi awak media Yang bersangkutan selalu mencari pembenaran sehingg yang bersangkutan mengorbankan Pihak Inspektorat Tannggamus.

Kepala pekon banjarmasin”Herlizen saat di konfirmasi oleh tim awak Media ini pada malam rabu sekira jam 21.33 menit melalui pesan singkat Whatsapp menjelaskan kegiatan tahun 2024 Alhamdulillah sudah dilaksanakan dan sudah du audit sebagai sempel tahun 2025 kemaren.

Publik menanti apakah lembaga tersebut berani mengusut tuntas dugaan penyelewengan Dana Desa di Pekon Banjar Masin, atau kasus ini kembali tenggelam.(Tim)

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar